Visi STIE. Muhammadiyah Tanjung Redeb:

 Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yang Terkemuka, Unggul, Berwawasan Global dan Islami.

  

  Misi STIE. Muhammadiyah Tanjung Redeb:

  • Menyelenggarakan dan mengembangkan Pendidikan Bermutu Tinggi dibidang Ekonomi Pembanguna, Manajemen dan Akuntansi
  1. Melaksanakan kurikulum dengan pendekatan sistem, dalam rangka menetapkan program studi yang menjadi program studi unggul.
  2. Melaksanakan penelitian dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dalam bidang ekonomi pembangunan, manajemen dan akuntansi untuk menyelesaikan masalah dalam masyarakat dengan pendekatan islami.
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan berperan aktif dalam organisasi profesi dan kemasyarakatan.

http://stiemberau.ac.id/hal-visi-dan-misi.html

 
  

Sejarah

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Tanjung Redeb yang lebih di kenal dengan STIEM. Tanjung Redeb didirikan atas prakarsa tokoh-tokoh dan Pimpinan Muhammadiyah Cabang Berau, dimana pada saat itu di Kabupaten Berau belum ada Perguruan Tinggi atau dengan jenjang pendidikan seleteh SLTA. Sehingga pada tanggal 17 Agustus 1991 didirikanlah Akademi Manajemen Muhammadiyah Tanjung Redeb yang pada waktu itu beralamat di jalan Jenderal Sudirman dengan jumlah mahasiswa angkatan pertama berjumlah 165 orang, dimana kemudian Akademi Manajemen Muhammadiyah ini menjadi cikal bakal beridirinya Sekolah Tinggi Ekonomi Muhammadiyah Tanjung Redeb.

Dan untuk memperjelas pendiriannya, dimana pada awal berdirinya hanya mendapat izin operasional dari KOPERTIS Wilayah XI Kalimantan, maka berdasarkan Surat Keputusan Menteri dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor : 243/Dikti/Kep/1992 tanggal 5 Juni 1992. Akademi Manajemen Muhammadiyah Tanjung Redeb berstatus terdaftar dengan program studi Manajemen dengan jenjang program pendidikan Diploma (D3)

Melihat keseriusan dan kemajuan yang memperoleh Akademi Manajemen Muhammadiyah Tanjung Redeb, serta animo masyarakat untuk mendapatkan pendidikn, para pengelola berkesimpulan untuk meningkatkan jenjang Siploma tiga (D3) ke jenjang yang lebih tinggi lagi yaitu Strata 1 (S.1) dan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 037/D/O/1994 tanggal 18 Mei 1994 setatusnya ditingkatkan menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Tanjung Redeb dengan program studi Manajemen dan Ilmu Ekonomi dan Pembangunan Jenjang Pendidikan Strata 1 dan Diploma III.

Pada rentang tiga belas tahun pelajaran STIE. Muhammadiyah Tanjung Redeb (1991-2003) perkembangan yang paling berarti dibidang fisik dimulai pada tahun 2000 dimana kampus lama yang beralamat di jalan Jenderal Sudirman tidak mampu lagi menampung jumlah mahasiswa yang semakin tahun semakin meningkat, pada tahun itulah dimulai pembangunan kampus baru yang beralamat di Jalan Dr. Murdjani II Tanjung Redeb, dengan menduduki lahan ± 10.000M2 dibangun kampus berlantai tida dan fasilitas akademik yang lengkap.

Berkat perjuangan yang tidak mengenal henti ini STIE. Muhammadiyah Tanjung Redeb, bertekat untuk menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang mendukung Pembangunan Nasional yang berdasarkan nilai-nilai keilmuan dan ke Islaman.

Pada tahun 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Tanjung Redeb telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional pada masing-masing Program Studi:

Untuk program studi:

  1. Ekonomi Pembangunan No: 044/BAN-PT/Ak-XIII/S1/II/2011
  2. Manajemen No: 042/BAN-PT/Ak-XII/S1/I/2011
  3. Akuntansi No: 036/BAN-PT/Ak-XIII/S1/I/2011

http://stiemberau.ac.id/hal-sejarah.html

 
  

 

 

Daftar Singkatan Gelar Akademik di Indonesia

 
 
Ahli Pratama (A.P.) – D1
Ahli Muda (A.Ma) – D2
Vokasi (D3)
Ahli Madya (A.Md)
Sarjana (S1)Sarjana Sastra (S.S)

Sarjana Humaniora (S.Hum)
Sarjana Hukum (S.H)
Sarjana Ilmu Politik (S.I.P)
Sarjana Ilmu Sosial (S.Sos)
Sarjana Psikologi (S.Psi)
Sarjana Kedokteran (S.Ked)
Sarjana Kedokteran Gigi (S.K.G)
Sarjana Pertanian (S.P)
Sarjana Teknologi Pertanian (S.T.P)
Sarjana Peternakan (S.Pt)
Sarjana Perikanan (S.Pi)
Sarjana Kehutanan (S.Hut)
Sarjana Kedokteran Hewan (S.K.H)
Sarjana Sains (S.Si)
Sarjana Sains Terapan (S.ST)
Sarjana Teknik (S.T)
Sarjana Komputer (S.Kom)
Sarjana Seni (S.Sn)
Sarjana Pendidikan (S.Pd)
Sarjana Agama (S.Ag)
Sarjana Farmasi (S.Far/S.Farm)
Sarjana Pariwisata (S.Par)
Sarjana Ekonomi (S.E)
Sarjana Arsitektur (S.Ars)
Sarjana Theologi Islam (S.Th.I)
Sarjana Filsafat Islam (S.Fil.I)
Sarjana Sosial Islam (S.Sos.I)
Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I)
Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom)
Sarjana Antropologi (S.Ant)
Sarjana Ilmu Administrasi (S.IA)
Sarjana Filsafat (S.Fil)
Sarjana Desain (S.Ds)
Sarjana Keperawatan (S.Kep)Gelar Master (S2)Master of Management (M.Mgt)
Master of Science (M.Si) – Master of Sains (M.Sc)
Master of Engineering (M.Eng)
Master of Computer Science (M.Comp. Sc)
Master of Applied Science (M.App.Sc)
Master of Business Administration (MBA)
Master of Architecture (M.Arc)
Master of System Industrial Engineering (MSIE)
Master of Economic (M.Econ)
Magister Sains Akuntansi (MSA)
Magister Manajemen Sistem Informasi (MMSI)
Magister Manajemen (MM) – Master of Management (MM)
Master of System Electrical Engineering (MSEE)
Master Humaniora (M.Hum)
Magister Pendidikan (M.Pd)
Master of Art (M.A.)
Master of Education (M.Ed)
Master of Applied Linguistics (M.Appl Ling)Gelar Doctor (S3)Dr. (H.C), Doctor Honoris Causa, Doktor Kehormatan diberikan oleh suatu perguruan tinggi/universitas yang memenuhi syarat kepada seseorang, tanpa orang tersebut perlu untuk mengikuti dan lulus dari pendidikan yang sesuai untuk mendapatkan gelar kesarjanaannya tersebut. Gelar Honoris Causa diberikan dapat diberikan bila seseorang telah dianggap berjasa dan atau berkarya luar biasa bagi ilmu pengetahuan dan umat manusia.


Ph.D – Doctor of PhilosophyD.Eng – Doctor of Engineering
D.Sc – Doctor of Science
D.Econ – Doctor of Economic
DBA – Doctor of Business Administration
Perlu diketahui perbedaan Dr. dan dr..

Doktor (Dr.) adalah gelar yang diberikan kepada seseorang yang telah menempuh jenjang doktoral (S3)Dokter (dr.) adalah gelar yang diberikan kepada seseorang yang telah menempuh masa residensi dan mendapatkan surat ijin praktek, atau dengan kata lain telah menjadi profesional.Adapun gelar-gelar kedokteran lainnya seperti :Dr. dr. Ratna Sitompul, SpM(K)
artinya Doktor, dokter spesialis mata (konsultan), Ratna Sitompul. Makna (K) berarti dokter spesialis yang sudah terspesialisasi lagi di bidangnya.Gelar-gelar dokter spesialis :
Sp.A – spesialis anak
Sp.An – spesialis anastesi
Sp.And – spesialis andrologi
Sp.B – spesialis bedah umum
Sp.B KBD – spesialis bedah (Konsultan Digestif/Pencernaan)
Sp.B.Onk – spesialis bedah onkologi
Sp.BA – spesialis bedah anak
Sp.BO – spesialis bedah orthopedi
Sp.BM – spesialis bedah mulut (dokter gigi)
Sp.BP – spesialis bedah plastik
Sp.BS – spesialis bedah syaraf
Sp.BU – spesialis bedah urologi
Sp.F – spesialis kedokteran forensik
Sp.G – spesialis gizi
Sp.GK – spesialis gizi klinik
Sp.JP – spesialis jantung dan pembuluh darah
Sp.KG – spesialis konservasi gigi (termasuk penambalan dan perawatan urat saraf gigi)(dokter gigi)
Sp.KGA- spesialis kedokteran gigi anak (dokter gigi)
Sp.KJ – spesialis kedokteran jiwa atau Psikiater
Sp.KK – spesialis penyakit kulit dan kelamin (dermatologi)
Sp.KN – spesialis kedokteran nuklir
Sp.KO – spesialis kedokteran olahraga
Sp.KP – spesialis kedokteran penerbangan
Sp.M – spesialis mata
Sp.MK – spesialis mikrobiologi klinik
Sp.Ort – spesialis orthodonti (meratakan gigi)(dokter gigi)
Sp.OG – spesialis obstetri ginekologi (kebidanan dan kandungan)
Sp.Ok – spesialis kedokteran okupasi (kerja)
Sp.OT – spesialis bedah orthopaedi dan traumatologi
Sp.P – spesialis paru (pulmonologi)
Sp.Perio – spesialis periodonsia (jaringan gusi dan penyangga gigi)(dokter gigi)
Sp.PA – spesialis patologi anatomi
Sp.PD – spesialis penyakit dalam
Sp.PK – spesialis patologi klinik
Sp.R – spesialis radiologi
Sp.RM – spesialis rehabilitasi medik
Sp.S – spesialis saraf (neurologi)
Sp.THT-KL – spesialis Telinga Hidung Tenggorok-Bedah Kepala Leher
Sp.U – Spesialis urologiTentang gelar professor (guru besar)
Gelar Professor diperoleh berdasarkan beberapa kriteria yang telah dirumuskan oleh civitas akademis pada suatu perguruan tinggi. Bisa jadi karena telah banyak menulis buku, melakukan penelitian, mengajar dan beberapa kategori yang lainnya. Sehingga dengan demikian, gelar atau titel professor diraih berdasarkan prestasi atau pengabdian di tempat di mana ia mengabdikan dirinya sesuai dengan keilmuan yang dimilikinya. Singkatnya, gelar professor merupakan gelar yang diraih atas dasar prestasi akademis.
Gelar-gelar dokter spesialis :Sp.A – spesialis anak
Sp.An – spesialis anastesi
Sp.And – spesialis andrologi
Sp.B – spesialis bedah umum
Sp.B KBD – spesialis bedah (Konsultan Digestif/Pencernaan)
Sp.B.Onk – spesialis bedah onkologi
Sp.BA – spesialis bedah anak
Sp.BO – spesialis bedah orthopedi -> seharusnya Sp. OT (Orthopaedi dan Traumatologi)
Sp.BM – spesialis bedah mulut (dokter gigi)
Sp.BP – spesialis bedah plastik
Sp.BS – spesialis bedah syaraf
Sp.BU – spesialis bedah urologi -> seharusnya Sp.U saja..
Sp.F – spesialis kedokteran forensik
Sp.G – spesialis gizi
Sp.GK – spesialis gizi klinik
Sp.JP – spesialis jantung dan pembuluh darah
Sp.KG – spesialis konservasi gigi (termasuk penambalan dan perawatan urat saraf gigi)(dokter gigi)
Sp.KGA- spesialis kedokteran gigi anak (dokter gigi)
Sp.KJ – spesialis kedokteran jiwa atau Psikiater
Sp.KK – spesialis penyakit kulit dan kelamin (dermatologi)
Sp.KN – spesialis kedokteran nuklir
Sp.KO – spesialis kedokteran olahraga
Sp.KP – spesialis kedokteran penerbangan-> Ked. Nuklir, Olahraga, dan Penerbangan seringkali ditulis M.Kes karena pendidikannya adalah S2 bukan spesialis
Sp.M – spesialis mata
Sp.MK – spesialis mikrobiologi klinik
Sp.Ort – spesialis orthodonti (meratakan gigi)(dokter gigi)
Sp.OG – spesialis obstetri ginekologi (kebidanan dan kandungan)
Sp.Ok – spesialis kedokteran okupasi (kerja) M.Kes…
Sp.OT – spesialis bedah orthopaedi dan traumatologi menjadi Sp. OT karena Orto udah pisah dari Bedah..
Sp.P – spesialis paru (pulmonologi)
Sp.Perio – spesialis periodonsia (jaringan gusi dan penyangga gigi)(dokter gigi)
Sp.PA – spesialis patologi anatomi
Sp.PD – spesialis penyakit dalam
Sp.PK – spesialis patologi klinik
Sp.R – spesialis radiologi
Sp.RM – spesialis rehabilitasi medik
Sp.S – spesialis saraf (neurologi)
Sp.BK: Spesialis Biokimia Kedokteran.
Sp.BTKV: Spesialis Bedah Thoraks dan Kardiovaskular.
Sp.ParK: Spesialis Parasitologi Kedokteran.
Sp.FK: Spesialis Farmasi Kedokteran
AFK: Ahli Fisiologi Kedokteran.
 
  

Terimakasih atas kunjungannya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s